Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia melalui Media Globe Nasional
Tradisi Bersih Desa, Kades Kesilir Supriyanto : 'Nguri - uri' Tradisi dan Rawat Kebersamaan
Redaksimediaglobe
... menit baca
Dengarkan
Penyerahan 'kayon' atau gunungan wayang dari tangan camat kemudian diulurkan ke kepala desa
GLOBE - KESILIR - BANYUWANGI -Senin malam, 22 Agustus 2022, bertempat di pendopo Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, Jawa Timur telah menggelar helatan 'bersih desa' ke - 101 tahun.
Pantauan media GLOBE di lapangan bahwa acara yang digelar di pendopo desa itu tak hanya bersih desa tetapi terangkai dengan pembagian hadiah atas lomba - lomba yang dikompetisikan sebelumnya seperti lomba baca tilawatil Quran dan pentas seni.
Masih pantauan media ini bahwa gelaran tradisi bersih desa di Desa Kesilir itu tampak dihadiri wakil bupati Banyuwangi H. Sugirah, anggota Partai NasDem Agung, Forpimka se - Kecamatan Siliragung, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat yang hadir memenuhi kursi undangan.
Malam itu, acara tradisi bersih desa ke - 101 tahun di Desa Kesilir, Siliragung, Banyuwangi, Jawa Timur tersebut juga disuguhi gelaran 'ringgit purwo' atau wayang kulit oleh dalang Ki Yuwono Lebdo Carito dengan mengambil lakon Wahyu Catur Tunggal.
Dan, sebelum wayang kulit itu diadegankan, terlebih dulu dan secara simbolis dilakukan penyerahan 'kayon' atau gunungan wayang dari tangan camat kemudian diulurkan ke kepala desa kemudian diserahkan ke tangan wabup Banyuwangi dan terakhir bahwa gunungan wayang itu digenggam dalang Ki Yuwono Lebdo Carito.
Sementara itu, wabup Banyuwangi H. Sugirah dalam sambutannya mengatakan bahwa desa Kesilir tersebut masih setia sekaligus bersedia 'nguri - uri' tradisi 'bersih desa' seperti malam itu.
Lanjut wabup bahwa melestarikan dan menghidupi budaya di negeri sendiri amat penting dan jangan sampai misalnya seni reog milik kita itu hampir dicaplok oleh negeri tetangga.
"Kami apresiasi bahwa Desa Kesilir masih setia 'nguri - uri' budaya sendiri," ucap wabup dalam sambutannya.
Di waktu yang sama, kepala desa Kesilir Supriyanto ketika ditemui media ini mengatakan bahwa gelaran bersih desa di desanya itu kebetulan berbarengan dengan hari ulang tahun kemerdekaan ke - 77 di republik ini.
Lanjut orang nomor satu di desa itu bahwa gelaran bersih desa itu sebagai bentuk konkrit kepedulian menjaga nilai - nilai luhur milik kita sekaligus sebagai pesan moral agar bisa menjadi perekat antar warha khususnya di seantero desa itu.
Lanjutnya lagi, jika dimaknai lebih jauh bahwa tradisi bersih desa itu bisa mempererat kesolidan, kegotongroyongan, kebersamaan dan kebersatuan antar warga yang akhir - akhir ini jika kita nilai sudah semakin luntur nilai - nilai itu.
"Mudah- mudahan gelaran bersih desa itu bisa menjawab sekaligus menjaga nilai - nilai luhur milik kita itu," ungkap kades Kesilir itu mengakhiri. ( yati/jefri/ikhsan ).
Media Globe Nasional Ini merupakan media yang bergerak dalam hal Kontrol sosial, Baik pemerintah maupun swasta. Dan media ini juga sebagai wahana komunikasi masa
Posting Komentar