GLOBE- BANYUWANGI. Setelah lama jalan desa menuju makam Giri Raya di dusun Gunungsari, Sumbergondo, Glenmore mati tak berfunsi, maka LMDH Wonoasri bersama masyarakat menghidupkan kembali.
ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan ( LMDH ) Wonoasri, Edi Purwadi yang juga kepala dusun bersama tim, tokoh pemuda, tokoh masyarakat kembali menghidupkan jalan desa munuju makam tersebut, melalui bakti sosial gotong royong pada minggu (24/02) dengan menambahkan tanah uruk dan batu pecahan.
Dalam hal ini Edi Purwadi juga mengatakan pada awak media ini, perbaikan jalan menuju makam menggunakan dana shering yang di peroleh LMDH Wonoasri dari Perhutani sebesar Rp .35 juta,- yang sebagian dipergunakan untuk perbaikan jalan menuju makam. Dan, sebagian lagi untuk papingisasi jalan didalam makam Giri Raya tersebut.
"Lebar jalan desa menuju makam yang diperbaiki 4 meter sepanjang 850 meter" terangnya
Lanjutnya acara ini merupakan ide LMDH dan harapan masyarakat juga.
FOTO : Jalan mati Menuju Makam diratakan kembali oleh Warga Pesanggem dan LMDH Wonoasri untuk dihidupkan kembali
"Perbaikan jalan tersebut pengerjaanya dilakukan oleh warga masyarakat RW 05 tokoh pemuda dan tokoh masyarakat" pungkasnya.
Hal senada juga di katakan Untung Sudiarto (58) bendahara LMDH. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini merupakan ide sendiri LMDH. Dan lagi, merupakan inovasi terobosan kreatif yang bermakna serta menjalin kedekatan dengan warga masyarakat dan menjalin kemitraan dengan perhutani lebih erat.
Lanjutnya, diantaranya adalah membentuk rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan, kekeluargaan dan saling tolong menolong antar sesama atau masyarakat pada umumnya
Warga RW 05 Gunungsari dan elemen masyarakat melaksanakan kegiatan karya bakti sosial pemerataan jalan atau grosok jalan pertanian menuju makam Giri Raya itu, menurutnya belum pernah tersentuh secara bersamaan dan bergotong royong.
Lebih lanjut, Kata Untung, juga berharap kepada pihak-pihak mitra LMDH yang lain bisa peduli akan jalan menuju makam tersebut yang sudah diratakan oleh masyarakat pesanggem, natiknya bisa di pavingisasi. (JP/GGLOBENEWS)
Hal senada juga di katakan Untung Sudiarto (58) bendahara LMDH. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini merupakan ide sendiri LMDH. Dan lagi, merupakan inovasi terobosan kreatif yang bermakna serta menjalin kedekatan dengan warga masyarakat dan menjalin kemitraan dengan perhutani lebih erat.
Lanjutnya, diantaranya adalah membentuk rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan, kekeluargaan dan saling tolong menolong antar sesama atau masyarakat pada umumnya
Warga RW 05 Gunungsari dan elemen masyarakat melaksanakan kegiatan karya bakti sosial pemerataan jalan atau grosok jalan pertanian menuju makam Giri Raya itu, menurutnya belum pernah tersentuh secara bersamaan dan bergotong royong.
Lebih lanjut, Kata Untung, juga berharap kepada pihak-pihak mitra LMDH yang lain bisa peduli akan jalan menuju makam tersebut yang sudah diratakan oleh masyarakat pesanggem, natiknya bisa di pavingisasi. (JP/GGLOBENEWS)









Posting Komentar