Petani Plumpang Panen Raya Padi, Harga Gabah Relatif Bagus

Redaksimediaglobe
... menit baca
Dengarkan
Foto: Petani Desa Kedungsoko Plumpang melakukan aktivitas panen padi di lahan persawahan.
GLOBE-TUBAN. Musim panen raya padi kali ini di Bumi Ronggolawe Tuban utamanya di wilayah Plumpang Selatan dirasakan masih berpihak pada nasib kaum petani kecil. Meskipun dimusim penghujan harga gabah dinilai masih relatif bagus.
"Harga gabah kering sawah musim.panen kali ini masih stabil dan bagus, hanya sebagian lahan padi di desa kami yang terserang hama sundep atau hama kresek," ujar Kastijo, Divisi Teknis Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Desa Kedungsoko Plumpang Tuban didampingi Nurhadi, Pengawas HIPPA setempat saat ditemui wartawan Media Globe di lapangan.
Kastijo menambahkan, harga gabah hasil panen petani dikisaran Rp. 4.500 sampai 5.000 per kilogram. Sehingga banyak pedagang atau tengkulak gabah dari luar kabupaten Tuban yang berbondong_bondong membeli gabah petani kami antara dari Kediri, Lamongan dan Mojokerto.
"Mengenai serangan hama sundep, petani Kedungsoko alhamdulillah sudah dari awal mengantisipasi dengan penyemprotan. Sehingga hanya sebagian lahan padi yang terserang hama yaitu di wilayah Bandungrowo. Sedangkan di wilayah Desa Klotok menyerang lahan petani di 3 Dusun yaitu Landean, Dolok dan Klotok, " tandas Tejo, panggilan akrab Kastijo yang juga anggota kelompok tani setempat.
"Dengan adanya panen raya padi musim ini, kami berharap agar pemerintah tak lagi mengimpor beras dari luar negeri agar harga gabah tetap stabil," kata Hadi Susilo SH, tokoh Pemuda asal Sisir Kedungsoko Plumpang yang juga caleg Partai Perindo Nomor Urut 1 dari Dapil 2 Tuban.
"Harapan kami pemerintahan Jokowi tetap berpihak pada nasib kaum petani kecil," tandas Hadi Susilo SH, saat ditemui wartawan Globe. (Sugeng Wahono/Media Globe).






Posting Komentar