Foto : bus Pahala Kencana pada saat perjalanan dari Mengwi menuju Pemalang.
GLOBE-JEMBRANA. Pada hari Rabo tanggal 20 Februari 2019, sekira pukul 15.00 wita, laki-laki bernama Kholik ( 27) warga Pemalang, meninggal dunia di dalam bus Pahala Kencana Nopol D 7698 AN, areal pelabuhan Gilimanuk, Kecmatan Melaya, Kabupaten Jembrana.
Menurut informasi yang didapat media ini, di dalam perjalanan dari terminal Mengwi sampai Hutan Cekik korban Batuk Batuk.
Selanjutnya dari keterangan saksi Moh Khamam Khamimi, warga tegal, sesampai areal cekik korban seperti orang tertidur dan mengeluarkan suara ngorok. Dan, khamimi mengira korban tertidur.
Sesampainya di areal pelabuhan ia curiga dengan kondisi dari korban mulut mengeluarkan cairan seperti air ludah dan sudah tidak bergerak lagi.
Dengan melihat kejadian tersebut, dia langsung melaporkan kepada kru bus baik sopir maupun kernetnya dan selanjutnya bus di arahkan ke puskesmas Gilimanuk , untuk penanganan lebih lanjut.
Menurut keterangan dokter Andre Christian Cundawani, bahwa setelah dilakukan tindakan RJP ( Resusitasi /kejut Jantung dan Paru), korban sudah tidak ada denyut nadi, tidak ada napas dan dinyatakan telah MD (Meninggal dunia) pada pukul 18.30 wita di dalam bus.
Dari pemeriksaan dokter tersebut bahwa korban diduga meninggal karena sakit mengingat di dalam tas korban di temukan obat sejenis obat Magh, dan obat Paracetamol serta Hufadon .
Selanjutnya korban dititipkan ke RSU Negara sambil menunggu keluarga korban . Dalam pemeriksaan luar pada korban tidak ditemukan adanya luka-luka dan tidak adanya tanda-tanda bekas kekerasan. SH/Fjri.
Menurut keterangan dokter Andre Christian Cundawani, bahwa setelah dilakukan tindakan RJP ( Resusitasi /kejut Jantung dan Paru), korban sudah tidak ada denyut nadi, tidak ada napas dan dinyatakan telah MD (Meninggal dunia) pada pukul 18.30 wita di dalam bus.
Dari pemeriksaan dokter tersebut bahwa korban diduga meninggal karena sakit mengingat di dalam tas korban di temukan obat sejenis obat Magh, dan obat Paracetamol serta Hufadon .
Selanjutnya korban dititipkan ke RSU Negara sambil menunggu keluarga korban . Dalam pemeriksaan luar pada korban tidak ditemukan adanya luka-luka dan tidak adanya tanda-tanda bekas kekerasan. SH/Fjri.








Posting Komentar