no fucking license
Bookmark

Team Pegasus Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan Telah Mengamankan Satu Orang Tersangka yang Diduga Pelaku Pembunuh Nurhayani



GLOBE-MEDAN. Setelah melakukan autopsi ulang  kepada korban Nurhayani warga jalan Sidingamangaraja, Gang Masjid, tim pengasus Reskrim Polrestabes Medan berhasil menagkap pelaku di rumahnya. Tim Reskrim juga memberikan tindakan tegas dengan memberikan tima panas pada kaki pelaku itu.

Kepada wartawan Kasat Reskrim, AKBP Putu Prawira Yudha, senin (15/04/2019) di Mapolrestabes menerangkan, pada hari minggu tanggal 10 Februari 2019 sekira pukul 08.00 WIB, telah ditemukan korban meninggal atas nama Nurhayati. Kemudian pelapor melihat ditubuh korban ada tindakan kekerasan ditemukan di leher dan mata korban terdapat luka memar serta hidung dan mulut meluarkan darah.  Atas peristiwa tersebut pelapor merasa keberatan dan dirugikan dan membuat Laporan di Polrestabes Medan.

Sehingga,  Personel Team Pegasus Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan dibawah pimpinan Kanit Pidum IPTU M SAID HUSEN Sik, Kasubnit I Pidum IPDA TOTO HARTONO, SH dan Pers Teamsus melakukan proses penyelidikan terlebih dahulu untuk menguatkan dan menemukan Alat Bukti dengan melakukan Eksomasi thp makam Korban NURHAYATI dengan menurunkan Team Ahli Forensik untuk menemukan penyebab kematian Korban NURHAYATI.

Dimana hasil Autopsi saksi ahli team forensik menjelaskan penyebab kematian korban adanya Pendarahan diotak akibat Benturan di kepala dan bekas memar di bagian leher.

Dari hasil pemeriksaan Saksi dan Penyelidikan yang dilakukan, diketahui bahwa pelaku pembunuhan tersebut adalah orang dekat yg sering kerumah korban yaitu atas nama ABDUL HADI als DEDEK.


Pada hari jumat tgl 12 April 2019 sekira pkl 20.30 wib diketahui keberadaan Pelaku sedang berada diseputaran Jln. Sisimangaraja Gang Mesjid, selanjutnya team melakukan penangkapan terhadap Tersangka an. ABDUL HADI als DEDEK.
Pada saat akan diamankan Tersangka ABDUL HADI als DEDEK mencoba melawan petugas sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki Tersangka.

Selanjutnya membawa Tersangka kerumah sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk mendapat perawatan medis dan memboyong ke komando untuk proses sidik lebih lanjut. (waydi/ GLOBENEWS)

Posting Komentar

Posting Komentar