no fucking license
Bookmark

Penjual Bunga untuk Nyekar ke Makam Mayoritas Para "Emak Emak"


GLOBE~Gambiran~  Menjelang bulan suci Ramadhan, penjual bunga tabur di gerbang pintu masuk tempat pemakaman umum (TPU) Bonawi mulai bermunculan. Salah satunya seperti yang terlihat di TPU BONAWI  Desa Jajag Kecamatan Gambiran Minggu ( 5/5/2019 )  Penjual bunga yang mayoritas para emak-emak itu sengaja memanfaatkan momen menjelang bulan Ramadhan untuk mengais rezeki.karena, banyak peziarah yang datang ke pemakaman untuk mendoakan keluarganya yang telah meninggal dunia.  Suwarti (50), salah seorang penjual bunga ketika ditemui media GLOBE Mengatakan  hampir setiap tahun saat menjelang Ramadhan, saya dan emak~emak yang lain selalu berjualan  beragam bunga yang dimanfaatkan sebagai pengharum pemakaman itu,bunga tersebut saya dapatkan dari tanaman milik saya . Seperti bunga kenanga, mawar, dan daun pandan. "Setiap sebungkus saya jual Rp 2.500," tuturnya.  Dalam sehari, Suwarti mengaku bisa menjual sampai 60 bungkus. dalam sehari. Saya berjualan bunga tabur ini dari  Ramadhan dan menjelang hari Raya nanti," jelasnya.  "Setiap hari kamis nggak mesti Mas. Kadang ramai, kadang sepi. Tapi rata-rata di 20 bungkus imbuhnya .  Sementara itu, salah satu peziarah yang datang ke TPU siti kundariyati (35) mengatakan ziarah ke makam adalah agenda rutin keluarga sebelum Ramadhan.  “Inikan mau puasa, jadi kami sekeluarga datang ke makam untuk ziarah sekaligus berdoa. Biasanya sebelum Ramadhan dan setelah Ramadhan kami datang ke makam ini untuk ziarah,” ujarnya.   (IKHSAN/YATI)

GLOBE~Gambiran~  Menjelang bulan suci Ramadhan, penjual bunga tabur di gerbang pintu masuk tempat pemakaman umum (TPU) Bonawi mulai bermunculan. Salah satunya seperti yang terlihat di TPU BONAWI  Desa Jajag Kecamatan Gambiran Minggu ( 5/5/2019 )

Penjual bunga yang mayoritas para emak-emak itu sengaja memanfaatkan momen menjelang bulan Ramadhan untuk mengais rezeki.karena, banyak peziarah yang datang ke pemakaman untuk mendoakan keluarganya yang telah meninggal dunia.

Suwarti (50), salah seorang penjual bunga ketika ditemui media GLOBE Mengatakan
 hampir setiap tahun saat menjelang Ramadhan, saya dan emak~emak yang lain selalu berjualan  beragam bunga yang dimanfaatkan sebagai pengharum pemakaman itu,bunga tersebut saya dapatkan dari tanaman milik saya . Seperti bunga kenanga, mawar, dan daun pandan. "Setiap sebungkus saya jual Rp 2.500," tuturnya.

Dalam sehari, Suwarti mengaku bisa menjual sampai 60 bungkus. dalam sehari. Saya berjualan bunga tabur ini dari  Ramadhan dan menjelang hari Raya nanti," jelasnya.

"Setiap hari kamis nggak mesti Mas. Kadang ramai, kadang sepi. Tapi rata-rata di 20 bungkus imbuhnya .

Sementara itu, salah satu peziarah yang datang ke TPU siti kundariyati (35) mengatakan ziarah ke makam adalah agenda rutin keluarga sebelum Ramadhan.

“Inikan mau puasa, jadi kami sekeluarga datang ke makam untuk ziarah sekaligus berdoa. Biasanya sebelum Ramadhan dan setelah Ramadhan kami datang ke makam ini untuk ziarah,” ujarnya.  (IKHSAN/YATI)
Posting Komentar

Posting Komentar