![]() |
| Foto : Kondisi Sungai iniGumarang Hari Ini 13 Oktober 2023 |
Warga di kampung Lebak, terutama mereka yang tinggal di sekitar perbatasan desa Temuguruh dan Gendoh, prihatin melihat pemandangan ini. Para jamaah yang beribadah di mushollah Alqodiri yang dekat dengan sungai juga sangat terganggu karena sungai kini terlihat kotor dan penuh dengan sampah rumah tangga yang berserakan.
Penyebab utama masalah ini adalah penghentian pengambilan sampah oleh pihak desa melalui BUMDES.
Sebelumnya, pengambilan sampah dilakukan dengan rutin dan sampah-sampah tersebut dikelola dengan baik. Namun, dengan penghentian itu, warga seakan kebingungan untuk membuang sampah mereka dengan benar.
"Kami sangat prihatin dengan kondisi sungai saat ini. Sebelumnya, BUMDES sangat membantu untuk mengurus sampah. Sekarang kami tidak tahu harus bagaimana," ungkap salah satu warga.
Dalam musim kemarau seperti ini, sungai Gumarang yang sebelumnya merupakan sumber air bersih bagi warga kini menjadi tempat pembuangan sampah rumah tangga. Namun, masalah ini semakin bertambah rumit saat volume air sungai berkurang drastis akibat kemarau yang berkepanjangan. Akibatnya, sampah-sampah itu tidak tersapu oleh air sungai yang deras dan malah berserakan di sepanjang sungai yang kering.
Pemerintah desa Temuguruh dituntut untuk segera menemukan solusi yang tepat dalam mengatasi masalah ini. Mengingat sungai Gumarang merupakan sumber air penting untuk warga di sekitarnya, langkah-langkah segera diperlukan untuk membersihkan dan menjaga kondisi sungai agar kembali bersih dan tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah.
Pihak berwenang juga mendesak warga untuk membuang sampah dengan cara yang tepat, seperti menggunakan tempat sampah yang disediakan. Selain itu, kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan harus ditanamkan dalam diri setiap warga agar masalah seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan.

Sungai Gumarang adalah aset alam yang berharga dan merupakan bagian penting dari ekosistem di kampung Lebak. Oleh karena itu, menjaganya agar tetap bersih dan terhindar dari pencemaran adalah tanggung jawab bersama semua warga. Dengan kolaborasi antara pemerintah desa, pihak berwenang, dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan masalah ini segera teratasi dan sungai Gumarang dapat kembali menjadi sumber air yang bersih dan menjaga keberlangsungan lingkungan di sekitarnya. (Red)
Editing/ DR






Posting Komentar