no fucking license
Bookmark

Maut di Selatan RSI Fatimah

 

Seorang mahasiswi tewas setelah sepeda motor yang ditumpanginya bersenggolan dengan truk tangki. Refleks menghindari gerobak sampah berujung tragedi
MEDIA GLOBE NASIONAL -SABTU sore itu, ruas Jalan Raya Nasional Banyuwangi-Jember di Desa Kalirejo kembali menunjukkan wajah aslinya sebagai jalur tengkorak. Sekitar pukul 17.00 WIB, sebuah insiden singkat namun fatal merenggut nyawa ANR, seorang mahasiswi berusia 24 tahun, tepat di selatan Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah, Kecamatan Kabat.


Tragedi ini bermula saat Honda Scoopy bernomor polisi P-5721-QAK melaju dari arah selatan. Motor tersebut dikemudikan oleh GDW (23), yang sore itu tengah memboncengkan ANR. Perjalanan yang semula lancar berubah mencekam saat sebuah gerobak sampah muncul di depan mereka.


Kepala Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Pepri, menyebutkan bahwa pengendara motor diduga terperanjat. "Pengendara refleks menghindar ke arah kanan untuk menghindari gerobak sampah tersebut," ujar Pepri saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.


Namun, keputusan sepersekian detik itu membawa dampak mengerikan. Di saat yang bersamaan, sebuah truk tangki UD Trucks dengan nomor polisi N-9997-UH yang dikemudikan ACS (35) sedang melaju di sisi kanan motor. Ruang yang sempit dan jarak yang sudah terlalu dekat membuat benturan tak terelakkan. Bagian samping kiri truk menghantam sepeda motor dengan keras.


Akibat senggolan tersebut, ANR terlempar dari boncengan. Luka berat di bagian kepala membuatnya mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian. Sementara itu, rekan korban, GDW, selamat dengan luka lecet, meski harus menanggung syok berat menyaksikan rekannya tewas seketika.


Ironisnya, dari hasil pemeriksaan awal kepolisian, kedua pengendara motor sebenarnya telah memenuhi standar keselamatan, termasuk penggunaan helm dan kepemilikan surat izin mengemudi. Namun, kombinasi antara rintangan mendadak dan ruang gerak yang terbatas di jalur padat itu menjadi pemicu utama maut menjemput.


Hingga saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi masih melakukan pendalaman. Polisi telah mengamankan barang bukti kendaraan dan memeriksa ACS, sang sopir truk. "Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga jarak aman, terutama saat menghindari hambatan di jalan raya," pungkas Ipda Pepri. 


Kini, jenazah ANR telah dievakuasi ke RSI Fatimah, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan sejawat di kampusnya. Jalur Kabat pun kembali menorehkan catatan kelam dalam daftar panjang kecelakaan lalu lintas di ujung timur Pulau Jawa. 


---

(fq)

Posting Komentar

Posting Komentar