GLOBENEWS, BANYUWANGI. Bertempat di Pendopo Balai Desa Benelan Kidul kecamatan Singojuruh Banyuwangi Jawa Timur. Jum'at 28-12-2018 telah di adakan pelatihan pengelolaan sampah menjadi pupuk organik dan daur ulang menjadi 'handicraft'.
Pelatihan di mulai dari pukul 09.00 WIB dan di buka oleh kepala desa benelan kidul, Tatang Suraji, bersama kepala Puskesmas singojuruh Supriyadi Bintaro, dan di hadiri 24 peserta laki laki dan perempuan.
Menurut salah satu narasumber dari dinas lingkungan hidup ( LKH), limbah serta barang- barang bekas tak terpakai yang di anggap oleh sebagian orang sebagai sampah ternyata menjadi berkah tersendiri di tangan sebagian orang yang memiliki daya kreativitas yang tinggi, dari sesuatu yang tidak bernilai mampu di sulap menjadi barang barang bernilai ratusan hingga jutaan rupiah.
Program tersebut realisasi dari APBDes 2018, terang Tatang Suraji kepala desa benelan kidul ketika di temui awak MEDIA Globenews di ruang kerjanya (Jum'at 28 -12-2018)
"Di adakannya pelatihan itu bertujuan I untuk pemberdayaan yang ke II kebersihan lingkungan sekitar, dan mudah mudahan memberikan manfaat dengan adanya pelatihan pengelolaan sampah ini", kata orang nomer satu didesanya ini, Tatang.
Masih menurut Tatang Suraji, pelatihan ini sudah di laksanakan untuk yang ke tiga kalinya tapi beda orang lagi, karang taruna, ibu ibu PKK, ya minimal bisa membersihkan lingkungannya sendiri, sampah tidak berserakan dan kalau niatnya baik, tinggi, ya bisa jadi uang karena selain menjadi pupuk organik bisa menjadi kerajinan tangan dan handicraft. (dy / Globenews)





