no fucking license
Bookmark

Kesenian Janger Diacara Ulang Tahun Putra Putri Made Nade Menceritakan "MEKARE KEMBANG PONCO WARNO"


GLOBE~Gambiran~dalam Rangka memperingati hari ulang tahun yang ke 17  Riski Ayu Wulandari dan Galuh Putra Pratama putra 5 thn dan putri Made Nade di dusun petahunan Desa jajag kecamatan Gambiran Minggu (30/6/2019).  Dimeriahkan oleh kesenian budaya janger Damar wulan PURWO KENCONO Desa Purwoasri.kecamatan tegaldlimo berlangsung meriah dan semarak,  Langgam demi langgam berlalu menyemarakkan suasana malam itu. Semua mata tertuju kepada gemulai para penari Janger  Pertanda pertunjukan Janger segera di mulai. Seorang wanita muda membuka pementasan malam itu dengan tarian Cendrawasih disusul dengan beberapa tarian dari Bali seperti Legong Margopati. Pertunjukan pun dimulai,  Lakon atau cerita   MEKARE KEMBANG PONCO WARNO yang  mengisahkan tentang kehidupannya sehari~hari ketika dulu tidak mempunyai apa-apa hingga sampai menjadi orang sukses  Made Nage Menyampaikan  Dalam kesenian budaya Janger tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan mengapresiasikan seni budaya janger yang bercampur antara budaya bali dan jawa .  iringan-iringan gending Sekilas terdengar seperti tetabuhan Bali. Selama ini ketika kita mendengar kata janger maka kita berasumsi bahwa tarian ini berasal dari Bali dan jawa.  Sementara itu Made Nage juga berterima kasih kepada Group kesenian Janger PURWO KENCONO yang telah menghibur masyarakat dusun petahunan ini hingga meriah sekali. Ungkapnya.  Kesenian Janger PURWO KENCONO itu menjadi tontonan dari segala usia mulai dari anak-anak hinggga dewasa, meski zaman sudah modern ,masyarakat masih antusias akan kesenian janger.  ( IKHSAN/YATI )


GLOBE~Gambiran~dalam Rangka memperingati hari ulang tahun yang ke 17  Riski Ayu Wulandari dan Galuh Putra Pratama putra 5 thn dan putri Made Nade di dusun petahunan Desa jajag kecamatan Gambiran Minggu (30/6/2019).

Dimeriahkan oleh kesenian budaya janger Damar wulan PURWO KENCONO Desa Purwoasri.kecamatan tegaldlimo berlangsung meriah dan semarak,

Langgam demi langgam berlalu menyemarakkan suasana malam itu. Semua mata tertuju kepada gemulai para penari Janger  Pertanda pertunjukan Janger segera di mulai. Seorang wanita muda membuka pementasan malam itu dengan tarian Cendrawasih disusul dengan beberapa tarian dari Bali seperti Legong Margopati. Pertunjukan pun dimulai,  Lakon atau cerita

MEKARE KEMBANG PONCO WARNO yang  mengisahkan tentang kehidupannya sehari~hari ketika dulu tidak mempunyai apa-apa hingga sampai menjadi orang sukses

Made Nage Menyampaikan
Dalam kesenian budaya Janger tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan mengapresiasikan seni budaya janger yang bercampur antara budaya bali dan jawa .

iringan-iringan gending Sekilas terdengar seperti tetabuhan Bali. Selama ini ketika kita mendengar kata janger maka kita berasumsi bahwa tarian ini berasal dari Bali dan jawa.

Sementara itu Made Nage juga berterima kasih kepada Group kesenian Janger PURWO KENCONO yang telah menghibur masyarakat dusun petahunan ini hingga meriah sekali. Ungkapnya.

Kesenian Janger PURWO KENCONO itu menjadi tontonan dari segala usia mulai dari anak-anak hinggga dewasa, meski zaman sudah modern ,masyarakat masih antusias akan kesenian janger.

( IKHSAN/YATI )
Posting Komentar

Posting Komentar