no fucking license
Bookmark

Kasek SMPN 1 Genteng, M. Sodiq : Jangan Sampai Genteng Jadi 'Kreweng'

MEDIA GLOBE NASIONAL

M. Sodiq, Kepala Sekolah SMPN 1 Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur


Wisuda Purnawiyata Angkatan 60, Tahun 2020 - 2021', Sabtu, 18 Juni 2022.


GLOBE - BANYUWANGI  -Bertempat di Hall Room Mahkota Hotel, keluarga besar SMP Negeri 1 Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur itu menggelar acara bertajuk 'Wisuda Purnawiyata Angkatan 60, Tahun 2020 - 2021', Sabtu, 18 Juni 2022.

Pantauan media GLOBE di tempat acara bahwa dalam 

Wisuda tersebut sejumlah 311 dari 9 kelas telah hadir sebagai wisudawan - wisudawati. Tak hanya itu, para orang tua wali murid juga diundanghadirkan bersama forpimka, komite sekolah serta para dewan guru.

Acara wisuda yang diawali sejak pukul 07.00 WIB itu juga dimeriahkan dengan beragam suguhan hiburan yang dilakonkan oleh siswa - siswi sekolah tersebut, seperti seni jaranan buto, tari khas Banyuwangi Gandrung, serta  hentakan lagu dari kelompok musik band.

Sementara itu, M. Sodiq, kepala sekolah SMP Negeri 1 Genteng, Banyuwangi Jawa Timur itu ketika ditemui usai acara mengatakan bahwa pihaknya merasa bersyukur dan ber-Alhamdulillah atas suksesnya wisuda yang digelar kali ini.

Lanjut kepala sekolah itu, bahwa gelaran wisuda tersebut bagi para siswa dan juga para pendidik secara substantif merupakan bentuk kebersyukuran kepada Tuhan yang selama ini telah menyelesaikan serta dapat merampungkan pendidikannya di sekolah dengan paripurna.

"Acara wisuda adalah salah satu bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas keberhasilan kita dalam menimba ilmu di sekolah hingga paripurna," ucapnya berfalsafah.

Ucapnya lagi, dirinya berharap sekaligus mendoakan agar para siswa yang telah lepas dan lulus dari sekolah tersebut agar bisa meneruskan jenjang yang lebih tinggi sesuai cita - cita yang dicitakan.

Masih ucap kepala sekolah itu bahwa lembaga pendidikan yang kini dikelola dan telah menghasilkan tunas - tunas muda hebat, berbakat dan bermartabat itu akan terus dijaga serta dirawat sebagai tempat menempa generasi yang bergunamanfaat buat negara, bangsa dan sekaligus para orang tua mereka.

Lanjutnya, doa ikhlas kedua orang tua merupakan bekal buat keberlanjutan cita - cita serta kesuksesan anak - anaknya yang pernah mengenyam pendidikan di SMP Negeri 1 Genteng, tersebut.

Masih lanjutnya, pihaknya akan selalu menjaga serta merawat lembaga pendidikan itu terus menerus sembari mengucapkan kalimat kiasan yakni jangan sampai 'genteng' itu berubah menjadi 'kereweng'. Maknanya, ketika genteng berposisi di atas jangan sampai jatuh ke bawah menjadi puing - puing 'kereweng'.

"Jangan sampai genteng itu menjadi 'kereweng'," pungkas Sodiq mengakhiri. 

( ikhsan/yati/rahmat )

Posting Komentar

Posting Komentar