MEDIA GLOBE NASIONAL
![]() |
DALAN RUSAK KOYOK KELAKOANMU. Aspirasi warga tertulis di pohon pisang |
GLOBE - GENDOH - BANYUWANGI - Ketika Sabtu 11 Juni 2022, siang, warga yang berdiam di sepanjang jalan raya antara Desa Gendoh, Kecamatan Sempu menuju ke Desa Sragi, Kecamatan Songgon itu melakukan aksi tanam pohon pisang tepat di tengah badan jalan aspal yang berlobang menganga itu. Pasalnya, aksi tersebut merupakan kejengkelan warga atas rusak parahnya jalan yang diduga kuat akibat lalu lalang kendaraan dump truck pengangkut material dari bisnis tambang pasir.
Pantauan media GLOBE di lapangan, Sabtu, 11 Juni 2022, bahwa aksi warga tanam pohon pisang di tengah jalan yang bolong - bolong itu karena sudah hampir tiga tahun tidak pernah diperbaiki hingga hari ini.
Sementara itu, Tanu, 35 tahun, warga Gendoh ketika ditemui di lokasi mengatakan bahwa aksi warga tanam pohon pisang di tengah jalan Desa Gendoh sepanjang kurang lebih 3 ( tiga ) kilometer tersebut karena kegeraman warga yang telah memuncak atas tingkat kerusakan jalan yang berlobang menganga dan berisiko mencelakan para pengguna jalan.
![]() |
Tanu, Tokoh Pemuda yang Mewakili Aspirasi Warga |
Lanjut Tanu, bahwa telah diduga kuat kerusakan jalan itu akibat dari imbas bisnis galian tambang pasir yang menjual materialnya diangkut dump truck yang lalu lalang setiap hari tanpa menakar tonase muatannya.
"Siapa lagi yang merusak jalan kalau bukan truk pengangkut pasir itu?" tanya Tanu.
Ketika ditanya kenapa warga dalam menyalurkan aspirasi mereka justru melakukan gerakan tanam pohon pisang di jalan? Apakah tidak ada upaya lain?
"Kami orang awam. Yang paling bisa kami lakukan ya tanam pohon pisang sebagai bentuk protes," dalihnya jujur.
Lanjutnya, kami atas nama warga tidak pernah melarang siapa pun usaha menggali tambang pasir tapi para pungusaha harus berpikir dan memahami ketika akses jalan menjadi hancur dan merugikan warga di sekitar serta para pengguna jalan gara - gara setiap hari dilalui ratusan dump truck yang muatanya melebihi ukuran.
"Bukankah mereka yang paling berperan merusak dan melobangi jalan?" tanyanya.
![]() |
Foto : Forpimka Sempu,Ketika berdialog dengan warga atas aksi tanam pisang
Di tempat terpisah, Camat Sempu, Yopie Bayu Irawan ketika dijumpai di sela - sela tanaman pisang di jalan raya itu mengatakan bahwa pihaknya telah merespons atas aksi warga yang tanam pohon pisang di jalan berlobang tersebut.
Lanjut Yopie, pihaknya menghimbau kepada warga agar ketika ada persoalan di ruang publik agar selalu dimusyawarahkan agar bisa menemukan solusi yang terbaik buat semua pihak.
"Kami sebagai penyambung aspirasi masyarakat agar tidak ada pihak mana pun yang dirugikan," ucap Camat Sempu itu mengakhiri.
Sementara itu, kepala desa Gendoh, Didik Darmadi ketika ditemui usai musyawarah dengan warga mengatakan bahwa pihaknya telah meneruskan kepada pihak - pihak terkait di kabupaten atas aspirasi warganya yang melakukan aksi tanam pohon pisang di jalanan itu.
"Kepala desa mana sih yang tidak ingin warganya guyub, tentram dan sejahtera?" pungkas kades Gendoh itu mengakhiri.
( arofiq/rahmat )







Posting Komentar