no fucking license
Bookmark

Bersih Desa Barurejo dan Gelaran Wayang Kulit




Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka bersih Desa




Ritual 'ruwatan' dan bersih desa dengan menggelar wayang kulit




GLOBE - BARUREJO - BANYUWANGI - Malam itu, Selasa, 2 Agustus 2022, di pendopo Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, Jawa Timur telah menghelat acara ritual 'ruwatan' dan bersih desa dengan menggelar wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Yuwono Lebdo Carito.

Pantauan media GLOBE di lokasi acara bahwa helatan itu juga mengundanghadirkan ( Plt ) Camat Siliragung Bintang RB Putra, kepala desa Barurejo Ahmad Zainuri, Kapolsek Siliragung Abdur Rohman, Danramil serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama.



Masih pantauan media ini bahwa tradisi bersih desa itu merupakan upaya melestarikan kultur yang telah lama ada di tengah masyarakat.

Juga, hal itu merupakan upaya untuk membendung kemajuan global yang sangat cepat seperti digitalisasi yang semakin hari semakin mengikis budaya adiluhung di negeri ini.

Sementara itu, ( Plt ) Camat Siliragung Bintang RB Putra dalam sambutannya berurai - urai bahwa dengan helatan ritual ruwat desa tersebut bisa menjadikan semua masyarakat sehat, terhindar dari bala, rezeki lancar berlimpah.

Lanjutnya, pihaknya juga menyampaikan pesan dari bupati Banyuwangi untuk masyarakat Barurejo agar jangan sampai ada anak usia sekolah yang tidak bisa mengenyam pendidikan dasar dan jangan pernah ada warga yang sakit tidak bisa berobat serta jangan pernah ada warga yang bertempat tinggal di rumah yang tak layak huni.

"Jangan pernah ada warga yang sakit tidak bisa berobat," ucap Plt Camat Siliragung itu dalam sambutannya.

Masih dalam sambutannya, juga jangan pernah ada warga yang tidak dapat mengakses yang terkait pelayanan masyarakat. 

"Semua harus gercep atau gerak cepat," tegasnya.

Tegasnya lagi, pihaknya menghimbau terkait vaksinasi bahwa untuk bisa terhindar dari virus Corona agar melakukan vaksinasi dosis 1, 2 dan booster.



Di saat dan di tempat yang sama, kepala desa Barurejo Ahmad Zaenuri ketika ditemui mengatakan bahwa dengan acara pagelaran wayang kulit semalam suntuk itu merupakan mediasi tradisi ruwat atau bersih desa dan agar diharapkan bisa menjadikan desa itu aman, nyaman, murah sandang murah pangan khususnya di masyarakat Barurejo.

"Dengan acara bersih desa itu agar kedepannya desa Barurejo semakin kondusif, aman dan nyaman," harap orang nomor satu di desa itu.

Dan momentum yang menarik adalah ketika kepala desa Barurejo itu secara simbolis menyerahkan gunungan wayang kepada Ki Dalang Yuwono sebagai tanda pagelaran wayang dimulai dengan mengambil judul 'Ampak Ampak Wiroto'. ( Nitha, Tugiman, Dhonny ).



Posting Komentar

Posting Komentar