no fucking license
Bookmark

Massa 'Ngamuk' di SPBU Pesanggaran, Beli Pertalite 'Campur' Air





GLOBE - PESANGGARAN - BANYUWANGI -Tepat Rabu, 31 Agustus 2022, malam,  bahwa SPBU di Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur itu telah 'digeruduk' massa pembeli karena diduga BBM yang mereka beli dari pom bensin tersebut tercampur air. 

Pantauan media GLOBE di lokasi kejadian bahwa para pembeli tersebut mengeluh karena kendaraan mereka baik roda dua maupun roda empat mengalami kerusakan mesin kemudian macet usai mengisi bahan bakar di SPBU Pesanggaran itu. 

Masih pantauan media ini di TKP bahwa hingga Rabu, 31 Agustus 2022, pukul 22.55 WIB, sedikitnya 20 ( dua puluh ) kendaraan roda dua maupun roda empat telah melaporkan ke aparat setempat atas dugaan modus 'bensin campur banyu' yang mereka beli di SPBU Pesanggaran tersebut. 

Dan, atas 'digeruduk' nya SPBU di Pesanggaran oleh massa pembeli itu kini lokasi kejadian perkaranya telah di - 'police line' oleh pihak polsek Pesanggaran yang menurunkan seluruh anggotanya demi pengamanan.

Masih pantauan media ini di lapangan bahwa bahan bakar minyak yang diduga 'dicampur' air itu adalah jenis pertalite. 

Dan, kenapa para konsumen tersebut menduga kuat bahwa pertalite yang dibelinya itu bercampur air? Karena para pemilik kendaraan yang menjadi korban pertalite 'campur' air itu dibuktikan dengan cara nge - tap bahan bakar yang telah dibeli di SPBU Pesanggaran tersebut. 

Sementara itu, salah satu konsumen, Riyadi ketika dijumpai media ini di lokasi mengatakan bahwa pihaknya telah curiga karena banyak kendaraan yang sudah didorong - dorong oleh pemiliknya. 

Lanjutnya, saat itu justru menimpa kendaraanya yang juga mengalami nasib sama dan harus mendorong seperti kendaraan yang lain. 

Masih lanjutnya, bahwa atas mogoknya kendaraan - kendaraan itu dianggap hal biasa, tetapi setelah ikut mengisi BBM di SPBU tersebut, kendaraan miliknya juga ikut macet mesin seperti yang lain.

"Setelah mobil saya isi bensin langsung mogok juga," ucap warga Desa Kandangan itu kesal.

Ucapnya lagi, pihaknya akan meminta ganti rugi kepada pihak manajemen SPBU atas pembelian BBM serta biaya servis kerusakan mobilnya.

"Saya akan minta ganti kerugian ke SPBU," pungkasnya.

Di saat yang sama, salah satu karyawan SPBU Pesanggaran itu, Eko, ketika ditemui media GLOBE di lokasi membenarkan bahwa SPBU tersebut memang digugat warga pembeli gegara BBM yang dibeli di pom bensin itu diduga 'dicampur' air yang akhirnya berdampak pada kerusakan mesin kendaraan mereka.

Lanjut Eko, bahwa atas peristiwa tersebut kebetulan dirinya tidak sedang berada di TKP karena sedang off atau izin karena kepentingan keluarga.

"Jujur, meski saya kerja di SPBU ini, kebetulan lagi tidak masuk kerja. Jadi tidak paham apa yang terjadi," jelasnya.

Dan, ketika dicecar pertanyaan kenapa pihak SPBU digerudug massa dan diduga 'mencampur' bahan bakar minyak yang dijualnya itu dengan air? 

"Saya tidak paham. Karena sejumlah karyawan di SPBU ini sedang dimintai keterangan oleh pihak terkait," terangnya mengakhiri. ( ikhsan )


Posting Komentar

Posting Komentar