no fucking license
Bookmark

Kades Wringinagung, Kondang : Bersih Desa Menuju Tata Tentram Tata Raharja




GLOBE - WRINGINAGUNG - BANYUWANGI - Tepat malam Minggu, 03 September 2022, bertempat di pendopo Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur, gelaran tradisi bersih desa dan sekaligus mendirgahayui kemerdekaan ke - 77 Republik Indonesia. 

Pantauan media GLOBE di lokasi acara bersih desa itu juga diundanghadiri wakil bupati Banyuwangi, H. Sugirah, wakil rakyat DPRD Banyuwangi, Ir. Yayuk Banar Sri Pangayom, Forpimka kecamatan Gambiran, sejumlah kepala desa, tokoh agama dan masyarakat serta warga desa Wringinagung yang 'tumplek blek' membanjiri pendopo desa sekaligus kepingin menikmati suguhan wayang kulit bersama dalang Ki Yuwono Lebdo Carito.

Masih pantauan media ini bahwa kepala desa Wringinagung, Kondang Suryaningrat, S. Hut ketika menyambut di atas panggung menuturkan soal keberadaan dan potensi desa yang dipimpinnya itu. 

kepala desa Wringinagung, Kondang Suryaningrat, S. 


Lanjut kades Kondang bahwa profil masyarakat desa Wringinagung tersebut mayoritas warganya berpencaharian petani karena luasan lahan pertaniannya sangat mungkin untuk dicocoktanami komoditas pertanian.

"Potensi desa Wringinagung yang seperti itulah akan menjadi maju jika dikelola dengan tepat dan benar," ucap Kondang. 

Dalam acara bersih desa malam itu, wakil bupati Banyuwangi H. Sugirah, S.Pd, M.Si juga didaulat untuk  melakukan prosesi penyerahan 'kayon' atau 'gunungan' wayang. Dari genggaman tangan kades Kondang, gunungan itu diserahpasrahkan ke tangan wabub Sugirah kemudian diulurkan ke tangan dalang Ki Yuwono Lebdo Carito yang malam itu akan bertutur dalam lakon 'Wisanggeni Krido'.

Usai prosesi 'serah kayon', acara dilanjutkan dengan sambutan wabub Banyuwangi, H. Sugirah.

Dalam sambutannya, bahwa pihaknya sangat apresiatif atas gelaran bersih desa yang dihelat Desa Wringinagung tersebut. 

Lanjut wabub, karena selama dua tahun lebih terlanda pandemi COVID - 19 tersebut, acara semacam bersih desa seperti malam itu tak pernah bisa tergelar.

"Kita bersyukur. Banyuwangi telah rebound," ucap sambutnya di atas panggung. 

wakil rakyat DPRD Banyuwangi dari bendera PDIP, Ir. Yayuk


Sementara itu, wakil rakyat DPRD Banyuwangi dari bendera PDIP, Ir. Yayuk Banar Sri Pangayom ketika ditemui di sela - sela suara tetabuhan gending dari pengrawit itu mengatakan bahwa gelaran bersih desa yang dihelat di pendopo Desa Wringinagung itu merupakan bentuk upaya 'nguri - uri' atau melestarikan budaya negeri sendiri. 

Lanjut Yayuk, bangsa yang besar adalah bangsa yang bersedia merawat budayanya sendiri yang telah dicontohkan oleh warga di Desa Wringinagung itu.

"Tradisi bersih desa merupakan warisan budaya leluhur kita. Makanya perlu dihargai sebagai kearifan lokal," ucap politisi PDIP itu mengakhiri. 

Di tengah suara  gamelan wayang ditabuh, media GLOBE menjumpai kepala desa Wringinagung, Kondang Suryaningrat, S. Hut, pihaknya menuturkan bahwa gelaran bersih desa di desanya itu merupakan bentuk upaya memohon kepada - Nya atas keselamatan seluruh warga desa sekaligus segenap perangkat di pemdes desa itu.

Lanjut orang nomor satu di desa itu bahwa jika seluruh warga desa terjaga keselamatannya, insya Allah keselamatan itu akan berimbas positif kepada kerukunan, kegotongroyongan, kemajuan ekonomi desa serta kesejehteraan kolektif seluruh warga desa Wringinagung.

"Semoga gelaran bersih desa malam ini bisa membuat desa benar - benar bersih dari hal - hal yang tidak diinginkan," urainya mengakhiri. ( ikhsan )

Posting Komentar

Posting Komentar