Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia melalui Media Globe Nasional
GLOBE - BANYUWANGI -Siang itu, Sabtu, 10 September 2022, wakil bupati Banyuwangi, H. Sugirah, S. Pd, M. Si, telah berkunjung ke Dusun Andongsari, Desa Padang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Jawa Timur.
Pantauan media GLOBE di lapangan bahwa kunjungan wabub ke Dusun Andongsari itu dalam rangka me - launching Kampung Cerdik 'Bahas Uang' ( Badan Sehat, Hati Senang dan Umur Panjang ).
Masih pantauan media ini bahwa di samping dihadiri wakil bupati Banyuwangi, acara tersebut juga mengundanghadirkan jajaran Forpimka Singojuruh, kepala desa Padang, perwakilan Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Ketua DPD PTNI Banyuwangi, Ketua IBI Cabang Banyuwangi, Bhabinkamtibmas serta Babinsa setempat. Dan, acara itu juga dimeriahkan tarian khas Banyuwangi, Gandrung.
Sementara itu, koordinator UPTD Puskesmas Singojuruh H. Ahmad Kundori, ketika ditemui media ini menuturkan bahwa acara tersebut merupakan kegiatan Posbindu PTM.
Masih tuturnya, hal itu terkait penanganan pandemi COVID - 19 yang telah terlaksana dengan baik, seperti testing tracing serta treatmen dan sekaligus pelaksanaan vaksinasi dosis kesatu mencapai 94 %, dosis kedua 81 %, dan untuk dosis Booster telah mencapai 32 %.
Masih tutur Ahmad, bahwa sederet pencapaian itu berkat sinergi yang kuat antara Tim Nakes Puskesmas dengan semua pihak, seperti Forpimka, pemerintah desa dan berangkatnya, kader, serta tokoh masyarakat se - Kecamatan Singojuruh.
Masih tuturnya, pihaknya mengatakan bahwa selama pandemi Covid - 19 kegiatan Posyandu terhenti karena dalam beberapa bulan terakhir dirinya hanya menjabat sebagai koordinator, bukan Kepala Puskesmas.
Tuturnya lagi, kegiatan posyandu tersebut telah melayani posyandu balita, lansia hingga posbindu PTM.
Tak hanya itu, pihaknya juga telah 'curhat' kepada wabub Banyuwangi bahwa Puskesmas Singojuruh merupakan satu - satunya di Kecamatan Singojuruh yang melayani rawat inap meskipun hanya tersedia satu orang dokter.
'Curhat' nya lagi, bahwa dalam setiap harinya, Puskesmas Singojuruh bisa menerima pasien hingga 100 - an orang.
"Jika hanya tersedia satu orang dokter, pasti kewalahan," ucapnya.
Masih ucapnya, bahwa jika ketersediaan dokter hanya satu orang, dampak ataskapitasi BPJS tiap bulan harus kehilangan 16 juta sehingga rencana -rencana yang dianggarkan tahun sebelumnya tidak bisa terlaksana.
Di saat yang sama, wakil bupati Banyuwangi, H. Sugirah, S.Pd, M.Si dalam sambutannya berurai - urai bahwa pihaknya sangat merespon laporan koordinator UPTD Puskesmas Singojuruh sekaligus mengapresiasi atas inovasi kegiatan, dan kinerja PKM Singojuruh yang maksimal dalam penanganan pandemi Covid - 19 serta capaian target vaksinasi.
Lanjut wabup, bahwa 'curhat' dari Koordinator UPTD Puskesmas Singojuruh H. Ahmad Kundori yang terkait kebutuhan tambahan dokter itu langsung dijawab dengan meminta pada ajudannya untuk segera mencatatnya serta berjanji akan mengupayakan kepada Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi.
"Terlebih, PKM Singojuruh sudah melakukan upaya preventif atau pencegahan penyakit dengan melakukan pengecekan secara dini kepada masyarakat," ucap wabup berterima kasih.
Masih lanjut sambutan wabub bahwa bahwa setelah masa pandemi, pemerintah kabupaten Banyuwangi telah mencanangkan program 'Banyuwangi Reebound' yang fokusnya pada soal tangguh pandemi, pemulihan ekonomi, dan merajut harmonisasi.
"Faktanya, PKM Singojuruh telah menjalankan apa yang menjadi fokus perhatian program 'Banyuwangi Reebound', puji wabub Sugirah mengakhiri. ( ikhsan/jefri/yati ).
Media Globe Nasional Ini merupakan media yang bergerak dalam hal Kontrol sosial, Baik pemerintah maupun swasta. Dan media ini juga sebagai wahana komunikasi masa
Posting Komentar