"Panitia Belum Dikonfirmasi, Warga Mengungkap Ketidakpuasan terkait Penggabungan Acara Keagamaan dan Hiburan"
MEDIAGLOBENASIONAL.COM. Desa Temuguruh, 11 Oktober 2023 - Sebuah acara pengajian umum dalam rangka peringatan maulid Nabi Muhammad Saw di area halaman Puskud KUD di dusun Krajan Wetan pada hari Rabu, 11 Oktober 2023, mulai pukul 19.45, menyebabkan banyak warga desa merasa kecewa dan memilih untuk meninggalkan tempat tersebut. Alasan utama kekecewaan mereka adalah adanya pentas musik dangdut yang terjadi dalam acara keagamaan tersebut.
Kehadiran musik dangdut dalam sebuah peringatan maulid Nabi Muhammad Saw membingungkan banyak warga Desa Temuguruh. Mereka tidak memahami mengapa acara maulid yang seharusnya diadakan secara sakral justru diiringi oleh irama dan hiburan dari musik dangdut. Beberapa warga menganggap hal tersebut tidak etis dan hanya mencampuradukkan aspek keagamaan dengan gelombang maksiat.
"Malam itu adalah peringatan maulid yang aneh di Puskud. Sungguh tidak etis secara keagamaan ketika acara seperti itu diselingi dengan hiburan yang mungkin tidak pantas," ungkap salah satu warga dengan rasa kecewa yang mendalam, yang memilih meninggalkan tempat tersebut saat itu juga.
Wartawan yang mencoba mengkonfirmasi keluhan warga mengenai acara tersebut belum berhasil mendapatkan hasil pantauan karena keluhan tersebut sudah muncul sebelum wartawan dapat melakukan investigasi lebih lanjut. Demikian pula, belum ada keterangan resmi dari panitia acara mengenai apa yang sebenarnya terjadi dengan acara keagamaan itu dan alasan mengapa pentas musik dangdut?
Situasi ini mencerminkan adanya perbedaan pandangan dan preferensi dalam merayakan acara keagamaan. Acara maulid Nabi Muhammad Saw dapat diadakan dengan berbagai cara di berbagai komunitas. Tradisi dan kebiasaan setempat dapat memengaruhi pelaksanaan acara tersebut. Namun, penting juga untuk mempertimbangkan prinsip-prinsip agama dan etika yang dijunjung tinggi oleh masyarakat.
Saat ini, situasinya masih berkembang. Pertanyaan tentang alasan diadakannya pentas musik dangdut dalam acara keagamaan tersebut perlu ditanggapi oleh pihak panitia. Diharapkan agar komunikasi yang terbuka dapat dilakukan antara panitia acara, warga, dan pihak berwenang untuk mencapai pemahaman dan penyelesaian yang saling menghormati dalam hal penyelenggaraan acara keagamaan di masa yang akan datang.
(red)
Editing/dr







Posting Komentar