GLOBE NASIONAL -Jakarta, 8 September 2024 - Cuitan akun @Boediantar4 pada pukul 19.14 WIB, 7 September 2024, menyerukan warganet untuk mengawal Sidang Istimewa MPR RI pada 15 September 2024 menimbulkan perdebatan panas di media sosial. Cuitan tersebut menyatakan bahwa Sidang Istimewa MPR harus menghasilkan keputusan yang berpihak kepada kedaulatan rakyat NKRI dan menghindari penyelewengan terhadap UUD 1945.
Cuitan tersebut menimbulkan berbagai tanggapan dari warganet. Beberapa warganet mengungkapkan kecemasan terhadap potensi penyelewengan dalam Sidang Istimewa MPR.
"Jangan terulang lagi makluk kerempeng penuh tepu muslihat ada lagi di republik Indonesia. @aniesbaswedan sbg mentornya yg membimbingnya naik ke puncak kekuasaan malahan dikhianati dan dibenci. #IndonesiaSOSDemokrasi #IndonesiaSOSDemokrasi Buktikan bhw ijazahnya palsu !!!," tulis akun @PresidenNdableg pada pukul 06.52 WIB, 8 September 2024.
Beberapa warganet mengingatkan bahwa DPR juga berperan dalam merusak negara dan meragukan hasil Sidang Istimewa MPR.
"Padahal separonya kan DPR, yg sdh ikut berperan besar merusak negara. Kayaknya tak akan ada hasilnya yg berguna utk masyarakat," tulis akun @toxynuscaV2 pada pukul 06.52 WIB, 8 September 2024.
Beberapa warganet juga menyinggung kembali isu palsu tentang ijazah Wakil Presiden.
"Dan tuntaskan soal ijazahnya wapres juga, bahwa ijazahnya palsu," tulis akun @Nurulygkaukenal pada pukul 15.52 WIB, 7 September 2024.
Cuitan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat sangat peduli terhadap proses politik di Indonesia dan mengharapkan Sidang Istimewa MPR dapat menghasilkan keputusan yang berpihak kepada rakyat.
Globe Nasional mencatat bahwa perdebatan di media sosial ini menunjukkan keprihatinan masyarakat terhadap potensi penyelewengan dalam Sidang Istimewa MPR dan mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses politik di Indonesia.





Posting Komentar