![]() |
| Foto : Pak Har mengayuh becak listrik berstiker Presiden Prabowo Subianto di Kampung Lebak, Desa Temuguruh, Banyuwangi, Senin (26/1/2026). Menurut pengakuannya, tarif penumpang tetap seperti becak biasa, dengan penumpang didominasi warga lansia dan kebutuhan warga kampung sekitar. |
Dari pengamatan di lapangan, becak itu dilengkapi pedal, tuas gas, serta sistem pengisian daya listrik, tanpa menggunakan bahan bakar bensin. Stiker bergambar Presiden Prabowo terpasang jelas di bagian badan becak, menjadi penanda visual yang mencolok di tengah lingkungan permukiman.
Saat ditemui, Pak Har mengaku becak listrik yang digunakannya merupakan bantuan yang ia terima setelah melalui pengajuan warga Gayam, Singojuruh. Ia menyebut bantuan tersebut dikaitkan dengan program yang berasal dari Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, Pak Har menggunakan becak tradisional dan telah menjalani profesi sebagai penarik becak sejak usia muda hingga kini.
Terkait tarif penumpang, Pak Har menegaskan tidak ada perubahan. Ia mengaku tetap menarik ongkos seperti tukang becak lainnya, menyesuaikan jarak dan kemampuan penumpang. “Sama saja seperti dulu,” katanya. Penumpang yang kerap ia bawa umumnya kaum lansia, terutama warga sekitar kampung.
Selain untuk mencari nafkah, Pak Har juga mengaku sering membantu warga kampungnya sendiri. Saat proses pengajuan bantuan desa maupun kebutuhan mendesak warga, ia kerap diminta mengantar barang kebutuhan harian atau membantu mobilitas warga yang membutuhkan becak. “Kalau warga kampung perlu, ya saya antar,” ujarnya.
Berdasarkan penelusuran informasi yang dihimpun Media Globe Nasional, penyaluran becak listrik di sejumlah daerah, termasuk Banyuwangi, dilakukan secara bertahap sejak akhir 2024 hingga 2025 sebagai bagian dari upaya modernisasi transportasi tradisional dengan sasaran pengayuh becak lanjut usia. Namun demikian, mekanisme dan sumber resmi bantuan yang diterima Pak Har masih perlu konfirmasi lanjutan kepada instansi terkait.
Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pemerintah daerah maupun dinas teknis terkait status program, skema hibah, serta pendampingan teknis bagi penerima becak listrik. Meski begitu, bagi Pak Har, kehadiran becak listrik ini telah memberi perubahan nyata: beban kerja lebih ringan, semangat kembali tumbuh, dan peran sosialnya di kampung tetap berjalan seperti sebelumnya.
[pim]





Posting Komentar