MEDIA GLOBE NASIONAL -BANYUWANGI – Gelombang penolakan terhadap Surat Edaran (SE) Bupati Banyuwangi mengenai pembatasan jam operasional toko berjejaring mencapai puncaknya. Dalam rapat konsultasi yang berlangsung panas pada Senin, 6 April 2026, jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Banyuwangi bersama lintas komisi dan fraksi menyatakan sikap tegas: SE tersebut harus segera dibatalkan.
Rapat yang dihadiri oleh jajaran eksekutif ini menyoroti dinamika yang muncul akibat terbitnya SE No. 000.8.3/442/429.107/2026. Aturan tersebut mengatur ketat jam operasional serta kepatuhan regulasi bagi toko swalayan, minimarket, supermarket, hingga tempat hiburan seperti karaoke, kafe, dan pusat biliar.
Koalisi Fraksi Menolak Keras
Suara bulat datang dari berbagai elemen partai di parlemen. Fraksi PKB, Nasdem, Demokrat, Gerindra, dan Golkar secara mengejutkan berada di barisan yang sama. Mereka menilai kebijakan tersebut justru kontraproduktif terhadap iklim ekonomi daerah yang sedang berusaha bangkit.
"Intinya, masing-masing fraksi sepakat agar SE Bupati ini dicabut atau setidaknya dikaji ulang secara total," ujar salah satu anggota dewan dalam rapat tersebut.
Pimpinan DPRD Banyuwangi menegaskan bahwa pembatasan jam operasional ini tidak hanya berdampak pada pemilik usaha, tetapi juga mengancam kelangsungan hidup para pekerja yang bergantung pada jam operasional toko. Parlemen meminta eksekutif tidak membuat kegaduhan baru dengan aturan yang dianggap tebang pilih.
Desakan Pembatalan Segera
Kemurkaan DPRD dipicu oleh anggapan bahwa kebijakan ini diambil tanpa konsultasi mendalam mengenai dampak sosial-ekonominya. Para legislator meminta pemerintah daerah lebih fokus pada penataan dan pembinaan, bukan sekadar membatasi jam gerak ekonomi rakyat.
Kini, bola panas berada di tangan Bupati Banyuwangi. Publik menunggu apakah pihak eksekutif akan melunak dan menarik SE tersebut, atau tetap bersikukuh menjalankan regulasi yang kini ditentang habis-habisan oleh para wakil rakyat di gedung parlemen.
Laporan: Tim Redaksi Media Globe Nasional
Senin, 6 April 2026





Posting Komentar