Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia melalui Media Globe Nasional
MENCEGAH PENYUSUPAN RADIKALISME & INTOLERANSI KE SISWA
Redaksimediaglobe
... menit baca
Dengarkan
Foto : KETUA UMUM PERSATUAN JURNALIS INDONESIA - PJI
*MOU KOMNASDIK JATIM - KETUA UMUM PJI*
MEDIA GLOBE NASIONAL
GLOBE - Dunia pendidikan menengah yang kita kenal sebagai Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Umum (SMU) dan Madrasah Aliyah (MA) berperan utama menggodok kader anak bangsa yang potensial dan berjiwa Nasionalisme tinggi. Di tingkat pendidikan menengah inilah kepribadian siswa ditempa. Akan menjadi kader anak bangsa berjiwa Nasionalisme tinggi atau malah sebaliknya menjadi “pribadi perusak”. Di tingkat lebih tinggi, pendidikan tinggi atau akademis, intelektual dan keahlian lah yang dominan diolah.
Memang di tingkat pendidikan menengah ini ada sekolah kejuruan yang lebih mengarah mengasah keahlian siswa di bidang tertentu seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). Tetapi tetap saja, tingkat menengah ini menjadi “Kawah Candra Dimuka Penentu” kepribadian siswa, penerus generasi Bangsa.
Semua stakeholder dunia pendidikan khususnya pendidikan menengah, wajib mempunyai tanggung jawab moral “habis-habisan” atau tanggung jawab moral sangat tinggi untuk menciptakan kader anak bangsa potensial. Menempa siswa menjadi pribadi-pribadi yang benar-benar berguna bagi Nusa Bangsa kita.
Ada beberapa hal krusial menghadang anak didik kita, Generasi penerus Bangsa kita terancam demoralisasi, dirusak moral kepribadiannya dengan “dicekoki paham pembodohan” menjadi pribadi-pribadi perusak, pembenci, radikal, intoleran dan anti Nasionalisme. Sekurangnya di beberapa sekolah telah terindikasi kuat anak didik kita disusupi paham anarko/anarkisme, paham radikalisme dan intoleransi serta dirusak mental serta moralnya dengan narkoba.
Permasalahan ini bukan sekedar kemungkinan atau rasa was-was saja. Kunjung Wahyudi bahkan telah didatangi aparat penegak hukum berwenang dan diperlihatkan data intelijen. Ada beberapa kelompok tertentu berupaya “memprogram” siswa dengan cara “cuci-otak/brain wash”, merusak moralnya menjadi berpola-pikir sempit yang pada intinya menjadi “berpola pikir bodoh”.
Dari bincang-bincang “seriosa” (serius tapi santai) itu, saya bersepakat berkomitmen untuk mendukung program Ketua Komnas Pendidikan Jawa Timur itu meningkatkan kewaspadaan semua pemangku jabatan di jajaran Dinas Pendidikan Jawa Timur serta semua pihak terkait termasuk Kepala Sekolah dan jajaran serta para orang tua/wali murid. Kunjung Wahyudi akan melakukan safari ke semua Kabupaten/Kota di Jawa Timur untuk sosialisasi intensif terpadu.
Jurnalis anggota PJI mendukung dari sisi publikasi. PJI juga akan melaksanakan program pembelajaran jurnalistik di sekolah-sekolah di Jawa Timur, baik berbentuk diklat, pelajaran ekstra kurikuler maupun intra kurikuler dan bentuk lainnya. Penanda-tanganan Memory of Understanding (MOU) sedang dipersiapkan. (*Hartanto Buechori*)
Media Globe Nasional Ini merupakan media yang bergerak dalam hal Kontrol sosial, Baik pemerintah maupun swasta. Dan media ini juga sebagai wahana komunikasi masa
Posting Komentar