no fucking license
Bookmark

Santunan Yatim Piatu di Masjid Baitul Muttaqien




GLOBE - TEGALSARI - BANYUWANGI -Malam itu, Minggu, 28 Agustus 2022, takmir dan remaja masjid Baitul Muttaqien, Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Jawa Timur tersebut telah menggelar pengajian dan santunan anak yatim dan kaum dhuafa yang bertempat di halaman masjid itu.

Pantauan media GLOBE di lapangan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan agenda rutin setiap tahun di masjid itu.
Masih pantauan media ini bahwa setiap memperingati tahun baru hijriah pihaknya selalu menggelar kegiatan sosial seperti penyantunan anak yatim dan kaum dhuafa.




Tak hanya itu, kegiatan di masjid Baitul Muttaqien tersebut juga dirangkai dengan helatan pengajian akbar dalam rangka memperingati tahun baru hijriyah 1444 yang mengadirkan pentausyiah KH. Muhdor Atim dari Genteng, Banyuwangi.

Dan, gelaran pengajian akbar itu pun sekaligus terangkai dengan merayakan hari kemerdekaan ke - 77 Republik Indonesia.

Acara malam itu pun juga dihadiri oleh Budi Sayekti Sugirah, Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi, Boniran kepala desa Tegalsari, bhabinsa, bhabinkamtibmas, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta Srikandi Bersholawat.

Dan, kegiatan keagamaan di masjid Baitul Muttaqien itu juga dihadiri kurang lebih 20 anak yatim.

Masih pantauan media ini, penceramah KH. Muhdor Atim dalam tausyiahnya berurai - urai bahwa anak yatim piatu adalah fenomena sosial yang selalu ada di masyarakat dan di setiap daerah.

"Mereka, para anak yatim piatu itu sangat membutuhkan pendidikan, dan penghidupan yang layak," urai ustadz dari Genteng itu.

Lanjut ustadz, bahwa kegiatan keagamaan malam itu adalah salah satu ajang untuk saling bersilaturahim antar warga masyarakat dan kaum muslimin serta sebagai ladang amal, serta rasa kasih sayang.

"Anak - anak yatim piatu itu sangat butuh uluran tangan kita semua. Bahkan banyak dari mereka yang masih kecil tapi sudah menjadi yatim," pungkas ustazd itu. ( ikhsan/jefri ).
Posting Komentar

Posting Komentar