no fucking license
Bookmark

Dinamika Demokrasi Desa: H Habib Muanam dan Gunawan Terpilih Jadi Anggota BPD Temuguruh

KONTESTASI BPD: Baliho daftar calon anggota BPD Keterwakilan Wilayah Dusun Krajan Wetan terpajang di Balai Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Selasa (28/7/2026).
BANYUWANGI, MEDIA GLOBE NASIONAL —Proses pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Keterwakilan Wilayah Dusun Krajan Wetan, Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berlangsung kondusif pada Selasa (28/7/2026). Berdasarkan rekapitulasi akhir, H Habib Muanam dan Gunawan H Wibowo resmi terpilih untuk mengemban amanat sebagai wakil warga periode 2026–2034.

Berdasarkan data Sertifikat Hasil Penghitungan Suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Balai Desa Temuguruh, calon nomor urut 1, H Habib Muanam, mendominasi perolehan suara dengan mengantongi 56 suara. Sementara calon nomor urut 4, Gunawan H Wibowo, berada di urutan kedua dengan raihan 13 suara.

PEROLEHAN SUARA BPD DUSUN KRAJAN WETAN     

Mendorong Pengawasan Dana Desa

Sesuai ketentuan mengenai mekanisme penetapan BPD perwakilan wilayah, kandidat dengan peringkat pertama dan kedua berhak dilantik menjadi anggota BPD mewakili Dusun Krajan Wetan. Keduanya akan menjalankan fungsi legislasi, penampung aspirasi, serta pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa di Temuguruh.

Penyelenggaraan pemilihan ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi demokrasi di tingkat tapak. Seiring besarnya alokasi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang dikelola Pemerintah Desa Temuguruh, keberadaan BPD yang independen dan berintegritas menjadi kunci utama mencegah terjadinya penyimpangan anggaran.

Menunggu Penetapan SK Bupati

Pasca-penghitungan suara, panitia pengisian BPD akan menyerahkan Berita Acara dan Sertifikat Hasil Penghitungan Suara kepada Kepala Desa Temuguruh. Tahapan selanjutnya adalah pengusulan penerbitan Surat Keputusan (SK) Pengesahan oleh Bupati Banyuwangi melalui Camat Sempu.

Warga Krajan Wetan kini menaruh harapan besar pada kepemimpinan BPD yang baru. Tantangan utama H Habib Muanam dan Gunawan H Wibowo delapan tahun ke depan adalah memastikan setiap kebijakan dan anggaran desa benar-benar berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat akar rumput. (EDITORIAL)

Posting Komentar

Posting Komentar